Program Menanam Cabe di Halaman

Gerakann tnam cabe di rumah

Beberapa waktu yang lalu banyak pemerintah daerah mencanangkan gerakan tanam cabe di halaman rumah. Sebenarnya program ini adalah rencana kementrian pertanian Indonesia dalam meningkatkan ketahanan pangan, harapan jauhnya agar harga cabe di pasaran tidak lagi melambung tinggi.


Secara kasat mata, program ini memang baik adanya. Tetapi bila program ini berhasil akibatnya petani cabe akan merugi. Tentu saja sebab harga produksi tidak lagi sebanding dengan harga jual, kita tahu bahwa biaya produksi untuk budidaya cabe merah tidaklah sedikit. Bayangkan saja untuk menanam cabe skala kecil 3000 meter persegi petani harus mengeluarkan modal 10 juta per musim tanam.


Prouduksi cabe 3000 meter tidak lebih dari 1,5 ton. Bila harga dibawah Rp. 10.000 / Kg maka dipastikan petani akan menderita kerugian. Hal ini yang kadang tidak menjadi perhatian pemerintah dalam mencanangkan sebuah program pertanina.

Di negeri ini petani masih saja menjadi warga kelas bawah, padahal mayorutas warga negara Indonesia ini adalah petani. Mengapa seolah program dari kementrian pertanian selalu berpihak pada masyarakat kota, bukan ke masyarakat tani.

Penstabilan harga bahan pokok asal pertanian haruslah memperhatikan modal produksi dari masyarakat petani. Jangan sampai sebuah program hanya dinikmati sebahagian kecil masyarakat kalangan menengah keatas.

Intinya, Untuk menyelamatkan masyarakat petani pemerintah harus bisa menjaga harga cabe merah keriting diatas Rp. 10.000,-/ Kg itu harga mati khususnya bagi kementrian pertanian. Kementrian pertanian itu tujuannya haruslah mensejahterakan masyarakat tani.

tanaman cabe

jenis-jenis cabe di Indonesia

Meningkatkan produksi cabe

"Cabe merah keriting

Cabe rawit

cabe-cabean